Melanjutkan pelaksanaan kegiatan sebelumnya terkait Sosialisasi Petunjuk Teknis Terapi Pencegahan TBC pada ODHIV, Yayasan KNCV Indonesia bersama Substansi HIV AIDS & PIMS Kementerian Kesehatan RI menyelenggarakan Lokakarya Pelaksanaan TPT 3HP pada ODHIV untuk layanan terpilih di 6 Provinsi di Pulau Jawa, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Adapun untuk batch pertama diselenggarakan lokakarya bagi 3 provinsi di DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat pada tanggal 8 Oktober 2021.

Berdasarkan laporan Global Tuberkulosis yang dirilis Badan Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2020, disebutkan bahwa 44% ODHIV (Orang dengan HIV) dengan TBC tidak terdiagnosis selama tahun 2019. Oleh karena itu penting adanya upaya meningkatkan deteksi TBC diantara ODHIV. Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) bagi ODHIV telah terbukti secara signifikan mengurangi kematian karena TBC. Adapun indikator menurunkan beban TBC pada ODHIV mencakup 4 hal, yaitu: 1) Persentase ODHIV dikaji TBC pada kunjungan terakhir; 2) Persentase ODHIV dengan TBC yang mendapatkan pengobatan TBC sesuai standar; 3) Persentase ODHIV baru yang menerima TPT per tahun; dan 4) Jumlah layanan perawatan HIV yang melakukan PPI TBC.

Dalam upaya mendukung peningkatkan enrollment rate dan keberhasilan pengobatan pasien TBC Resistan Obat dalam pendampingan pasien oleh petugas kesehatan dan pendamping komunitas melalui konseling perubahan prilaku, maka dibutuhkan dukungan material media KIE yang sesuai dengan budaya setempat agar lebih bisa dimaknai dan diterima secara tepat. Sehubungan dengan hal tersebut, Mandiri-TB akan melakukan penyesuaian material KIE TBC yang telah dikembangkan oleh Kemenkes RI dengan budaya lokal.

Di Kota Jakarta Utara, cakupan penemuan kasus TB RO di tahun 2020 hanya 44% (91 dari target 204 kasus). Dari 91 kasus yang dilaporkan, hanya 38% (35 kasus) diantaranya yang memulai pengobatan lini kedua. Angka keberhasilan pengobatan TB RO bagi pasien yang memulai pengobatan di tahun 2019 juga masih rendah, yakni 17% dari target 75%. Diperlukan intervensi yang dapat menyelesaikan akar masalah tersebut. Sehubungan dengan hal ini, Yayasan KNCV Indonesia melalui program Mandiri-TB mendukung Pemerintah setempat dalam pembentukan Forum Multi Sektor (FMS) Percepatan Eliminasi TB Kota Jakarta Utara pada bulan Maret 2021 lalu. Dalam menindaklanjuti pembentukan FMS ini, maka diselenggarakan pertemuan rutin FMS untuk melakukan evaluasi rencana kerja yang telah disusun bersama sebelumnya dan menyusun rencana kerja selanjutnya.

Subkategori

Halaman 1 dari 51