Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. TBC paru membutuhkan pengobatan jangka panjang, dan untuk mencapai kesembuhan, memerlukan pendampingan dari keluarga dan masyarakat sebagai Pengawas Menelan Obat (PMO) untuk mendukung keteraturan pengobatan bagi pasien. Menurut data dari Profil Kesehatan Indonesia tahun 2015, Provinsi Sulawesi Selatan berada pada peringkat ketujuh dengan jumlah kasus TBC sebanyak 13.029 kasus. Hal ini menunjukkan bahwa kasus TBC di Provinsi Sulawesi Selatan cukup tinggi.

Rumah sehat merupakan bangunan tempat tinggal yang telah memenuhi syarat kesehatan, seperti memiliki jamban yang sehat, sarana air bersih, tempat pembuangan sampah, sarana pembuangan air limbah, ventilasi yang baik, kepadatan hunian rumah yang sesuai dan lantai rumah yang tidak terbuat dari tanah.

TBC tulang belakang merupakan salah satu jenis TBC ekstra paru. TBC ini terjadi akibat menyebarnya bakteri tuberkulosis dari paru-paru ke tulang belakang hingga ke keping/sendi yang ada di antara tulang belakang. Kondisi ini menyebabkan matinya jaringan sendi dan memicu kerusakan pada tulang belakang. 

Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis biasanya menginfeksi organ paru-paru, sehingga disebut dengan TBC paru. Meski demikian tidak semua TBC terjadi di paru. TBC yang menyerang organ lain di luar paru disebut dengan TBC ekstra paru. TBC ekstra paru terjadi karena bakteri TBC menyebar dari paru ke organ lain yang jalur penyebarannya dapat melalui limfogen (pembuluh/saluran getah bening) maupun hematogen (pembuluh darah). TBC ekstra paru dapat terjadi bersamaan dengan TBC paru.

Halaman 1 dari 79