AMPUH (Accelerating viral load testing aMong PLHIV through SITRUST and high quality laboratories) merupakan proyek perbantuan teknis yang bertujuan untuk meningkatkan cakupan pemeriksaan viral load (VL) pada ODHA dan deteksi dini status HIV pada bayi yang lahir dari Ibu HIV positif atau early infant diagnosis (EID) serta penguatan sistem pemantapan mutu eksternal (PME) pemeriksaan VL dan EID.

Perayaan Hari Raya Idul Adha identik dengan momen menikmati santapan daging sapi dan daging kambing dari pembagian kurban. Daging adalah salah satu sumber protein yang merupakan zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh yang berguna untuk pertumbuhan, mempertahankan sel atau jaringan yang sudah terbentuk, mengganti sel yang sudah rusak, sebagai sumber energi, dan sumber zat besi yang berkualitas. Sehingga seseorang harus mengonsumsi daging atau sumber protein lainnya seperti ikan. Meski demikian, daging juga mengandung kolesterol dalam jumlah yang relatif tinggi, yang dapat memberikan dampak tidak baik bagi kesehatan. Oleh sebab itu, di momen Hari Raya Kurban ini, sangat perlu diperhatikan kesimbangan gizi,  terutama konsumsi daging harus sesuai dengan porsinya, tidak boleh berlebihan, dan harus seimbang dengan zat gizi lainnya.

Berdasakan Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2018, TBC termasuk dalam 10 besar penyebab kematian anak usia di bawah 5 tahun. Secara global, diperkirakan 1,12 juta anak menderita penyakit TBC, 47% di antaranya berusia kurang dari 5 tahun. Permasalahan utama kejadian TBC pada anak adalah sebagian besar kasus TBC pada anak tidak terdiagnosis karena tidak terdeteksi dan sulitnya untuk mengakses layanan TB. Melihat kondisi ini, bidan dianggap menjadi salah satu pihak yang berperan penting dalam membantu penemuan kasus TBC pada ibu hamil, bayi dan balita.

Pemantapan Mutu Eksternal (PME) HIV merupakan kegiatan utama proyek AMPUH selain peningkatan upaya peningkatan cakupan pemeriksaan viral load HIV. Upaya ini perlu dilakukan secara sistematis dengan mengembangkan jejaring laboratorium. PME HIV akan dilakukan dalam 2 siklus selama tahun 2020 melibatkan 18 Laboratorium RT-PCR ABBOTT m2000, 13 Laboratorium GeneXpert dan 4 laboratorium pelaksana pemeriksaan early infant diagnosis (EID). Sebagai rangkaian kegiatan kampanye Bulan Viral Load HIV 2020, konsorsium AMPUH bersama Sub Direktorat HIV dan PIMS Kementerian Kesehatan Republik Indonesia  menggelar kegiatan penyusunan Juknis dan sosialisasi pemantapan mutu eksternal HIV yang diselenggarakan secara berurutan pada tanggal 22 dan 23 Juli 2020.

Halaman 2 dari 41