Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengadakan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Tahun 2020 dalam rangka peringatan Hari AIDS Sedunia, kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 18-19 desember 2020 melalui daring dengan bertemakan, “Perkuat Kolaborasi, Tingkatkan Solidaritas Menuju Jakarta Sehat dan Eliminasi AIDS 2030”. Adapun rangkaian kegiatan yang dilakukan untuk menyemarakkan acara tersebut antara lain; Webinar, Lomba Presentasi oral, Lomba Presentasi Poster, Seremonial, dan Pemberian Penghargaan Lomba.

Peningkatan penemuan kasus merupakan salah satu kunci penting dalam penanganan COVID-19. Dengan semakin banyak kasus yang ditemukan tentunya dapat mengurangi potensi risiko penularan. Melalui penguatan jejaring pengiriman spesimen COVID-19, diharapkan dapat membantu fasilitas kesehatan dalam mempermudah akses transportasi spesimen ke laboratorium rujukan. Dalam mendukung upaya ini, Yayasan KNCV Indonesia mengembangkan aplikasi SISFO COVID dalam melakukan tracking, pencatatan dan pelaporan spesimen COVID-19 yang dikirimkan melalui mekanisme ini.

Yayasan KNCV Indonesia turut mendukung pemerintah dalam upaya penanggulangan HIV AIDS dan PIMS di tahun 2020 melalui kegiatan kampanye bulan viral load melalui proyek AMPUH (Accelerating viral load testing aMong PLHIV through SITRUST and High quality laboratories). Yayasan KNCV Indonesia (YKI) bersama konsorsium Yayasan Kasih Suwitno (YKS) turut membantu Sub Direktorat HIV AIDS dan Penyakit Infeksi Menular Seksual Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan bulan viral load serentak di 105 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi di Indonesia.

Hak atas kesehatan merupakan salah satu standar hak asasi manusia yang disepakati secara internasional, dan tidak dapat dipisahkan dari hak-hak lainnya. Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa pemenuhan hak atas kesehatan merupakan pusat perwujudan hak asasi manusia lainnya, seperti pangan, perumahan, pekerjaan, pendidikan, informasi, dan partisipasi. Dikutip dari laman who.org, disebutkan bahwa hak atas kesehatan, mencakup kebebasan dan hak untuk mengontrol kesehatan dan tubuh seseorang dan hak untuk bebas dari layanan kesehatan yang tidak semestinya. Selain itu juga termasuk hak atas sistem perlindungan kesehatan yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapat akses layanan yang setara.

Halaman 3 dari 67