Pemerintah Kota Depok ajak fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta terlibat eliminasi TBC

Depok (31/10/19), akhir Oktober ini Dinas Kesehatan Kota Depok mengadakan kegiatan workshop TBC untuk fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yaitu Puskesmas,Dokter Praktek Mandiri (DPM) dan Klinik.

Kegiatan hari ini merupakan kedua kalinya yang dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober,1 dan 4 November 2019. kegiatan serupa telah dilaksanakan gelombang 1 di tanggal 28-30 Oktober 2019. Kegiatan ini dilaksanakan di Ballroom The Margo Hotel Depok.

Dalam sambutannya, dr. Umi Zakiati selaku Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Depok menyampaikan dalam upaya mendukung Eliminasi TB 2030, jejaring ini sangat penting untuk bekerjasama menuntaskan masalah TB ini.

"Kita bekerja bersama-sama untuk menyelesaikan masalah ini, untuk target Eliminasi TBC 2030", kata dr. Umi

Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada Yayasan KNCV Indonesia yang ikut mendampingi kegiatan.

"Jejaring layanan kesehatan di Kota Depok ini harus diperkuat, dan Alhamdulillah, terima kasih untuk tahun ini Yayasan KNCV pendampingan anggaran dan kegiatan" lanjutnya.

Sefti Kurbiawati, salah satu peserta berharap setelah kegiatan ini jejaring pelayanan TBC di Depok semakin kuat termasuk sistem pencatatan dan pelaporan program TBC di DPM/Klinik.

"Terjalin kerjasama antara puskesmas dengan DPM/Klinik dalam penemuan kasus TBC", tambah Sefti.

Didi Lazuardi selaku Technical Officer (TO) IO PPM, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat jejaring internal dan eksternal di DPM/Klinik dan Puskesmas, serta melatih DPM/Klinik dalam jaringan layanan TB fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta.

Kegiatan Workshop jejaring TBC dilakukan di tingkat FKTP dan FKRTL (rumah sakit) oleh pendampingan IO PPM yaitu Implementing Organization PPM, kolaborasi Yayasan KNCV Indonesia (YKI) dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI). Kegiatan ini juga dilaksanakan di 37 kab/Kota di 12 provinsi.

Kegiatan ini bersumber dana dari The Global Fund to fight Aids Tuberculosis and Malaria (GF ATM) melalui Principal Recipient (PR) Direktorat P2PML, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penyelenggaraan kegiatan dilakukan oleh Yayasan KNCV Indonesia (YKI) dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI).

 Teks dan Foto: Ade Putra Maryanto
Editor: Yeremia PMR