Monitoring jejaring layanan TBC melalui kegiatan DPPM Desktop Review

Notifikasi kasus TBC dari fasilitas kesehatan di Kota Pekanbaru masih relatif rendah. Kondisi ini kemudian melatarbelakangi perlunya dilakukan upaya pelibatan seluruh fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta dalam menemukan dan melaporkan kasus TBC. Bertempat di Sultan Resto, tim DPPM menggelar kegiatan DPPM Desktop Review yang dihadiri oleh Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Koalisi Organisasi Profesi Indonesia untuk Penanggulangan Tuberkulosis (KOPI TB) Provinsi Riau dan KOPI TB Kota Pekanbaru, dan tim IO PPM.

Kegiatan yang diselenggarakan pada tanggal 12 Maret 2020 ini meliputi paparan dan diskusi bersama mengenai dengan langkah-langkah yang perlu dilakukan agar meningkatkan notifikasi kasus TBC di wilayah kota Pekanbaru. Salah satu langkah tindak lanjut dari kegiatan ini adalah rencana mentoring dan dan supervisi oleh Dinkes Kota Pekanbaru beserta tim KOPI TB dan IO PPM ke 5 (lima) rumah sakit yang memiliki jumlah kasus TBC yang tinggi.

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru bersama KOPI TB Pekanbaru juga menambahkan pentingnya upaya peningkatan edukasi dan informasi mengenai TBC bagi masyarakat. Melalui edukasi ini ini diharapkan masyarakat dapat memiliki pemahaman mengenai bagaimana gejala-gejala TBC serta proses pemeriksaannya.

Kegiatan ini bersumber dana dari The Global Fund to fight Aids Tuberculosis and Malaria (GF ATM) melalui Principal Recipient (PR) Direktorat P2PML, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penyelenggaraan kegiatan dilakukan oleh Yayasan KNCV Indonesia (YKI) dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI).


Teks dan foto: Rahmah Fitri
Editor: Melya Findi dan Yeremia PMR