MANDIRI TB: Pentingnya Pemanfaatan EMPATI TB Dalam Mendukung Peningkatan Angka Pengobatan Pasien TBC RO

Guna meningkatkan capaian angka memulai pengobatan (enrollment rate) dan angka penyelesaian pengobatan (success rate) bagi pasien TBC Resistan Obat (TBC RO) di Kota Medan, Yayasan KNCV Indonesia bersama Dinas Kesehatan Kota Medan melakukan monitoring dan evaluasi pendampingan pasien TBC RO Kota Medan, serta melakukan evaluasi penggunaan aplikasi EMPATI guna memastikan informasi terupdate sesuai kesepakatan dan SOP Kota Medan.

Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 8 Juli 2021 yang dihadiri oleh 29 peserta yang berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kota Medan, Yayasan KNCV Indonesia, perwakilan dari Rumah Sakit Rujukan TBC RO, perwakilan organisasi pendamping pasien, yaitu YMMA dan PESAT, Manajer Kasus Mandiri TB, Manajer Kasus dan Pendidik Sebaya YMMA.

Dalam kegiatan ini dilakukan diskusi bersama untuk mencapai target rencana dalam meningkatkan angka memulai pengobatan dan penyelesaian pengobatan. Peserta yang terlibat juga Kembali didorong untuk melakukan penginputan data pasien TBC RO ke dalam aplikasi EMPATI TB baik oleh manajer kasus maupun oleh pendidik sebaya.

EMPATI diharapkan dapat menjadi media penyampai pesan pendampingan yang terkoneksi langsung antar pendamping baik yang berada di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (fasyankes) Rujukan TBC RO dan satelitnya, maupun pendampingan berbasis masyarakat/komunitas sehingga mempermudah akses pasien terhadap sumber-sumber informasi serta memotivasi untuk tetap patuh berobat sampai sembuh.

Program Mandiri-TB melalui dukungan pendanaan dari USAID diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatan akses pendanaan kegiatan dukungan pasien TBC RO baik yang bersumber dari pemerintah lokal maupun dari korporat melalui mekanisme Corporate Social Responsibility (CSR). Selain itu, program Mandiri-TB juga diharapkan berperan dalam memfasilitasi organisasi masyarakat lokal dan organisasi pasien sebagai mitra implementasi untuk memastikan pemberian dukungan psikososial yang berkualitas bagi pasien TBC RO.

  

Teks dan foto: Rahmah Fitri
Editor: Melya, Eva Oce S
Gambar: Amadeus Rembrandt