MANDIRI TB: MICA Kota Makassar Dalam Meningkatkan Angka Pengobatan Pasien TBC RO

Kegiatan Monthly Interim Cohort Analysis (MICA) merupakan suatu analisa kohort bulanan untuk memantau kondisi pasien dalam pengobatan serta pasien yang belum memulai pengobatan. YKI bersama Dinas Kesehatan Kota Makassar menggelar pertemuan MICA bulanan yang bertujuan untuk menekan angka kasus lost to follow up serta membahas masalah hingga mencari solusi bersama dalam pelaksanaan layanan TBC Resistan Obat (TBC RO) di fasilitas kesehatan Kota Makassar. Lebih lanjut kegiatan ini berupaya memastikan kemutakhiran, kelengkapan dan validitas data pasien TBC RO di wilayah Kota Makassar.

Pertemuan ini diselenggarakan pada tanggal 9 Juli 2021 di Aula DINKES Kota Makassar dan dihadiri oleh Dinas Kesehatan Kota Makassar, Pengelola Program TB RO, Manajer Kasus  di Kota Makassar.

“Pertemuan MICA sangat penting untuk update data dan evaluasi kinerja layanan, karena memudahkan melakukan pengecekan dan evaluasi pasien-pasien TBC RO agar dapat ditindak lanjuti, baik yang mangkir, meninggal, dan putus berobat. Manfaatnya jadwal pengobatan dan koordinasi lebih teratur serta masalah-masalah yang ada pada pasien bisa lebih terkontrol,” Penda Susanti, S.Kep,Ns, perawat RS Bhayangkara, Kota Makassar. 

Dalam pertemuan ini peserta diajak untuk memastikan bahwa semua pasien yang sudah terkonfirmasi RR/MDR berdasarkan pemeriksaan TCM, cDST atau LPA) di wilayah kab/kota memulai pengobatan TBC RO. Hingga mengidentifikasi dan menyepakati rencana tindak lanjut bagi pasien yang mangkir pengobatan.

Program Mandiri-TB melalui dukungan pendanaan dari USAID diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatan akses pendanaan kegiatan dukungan pasien TBC RO baik yang bersumber dari pemerintah lokal maupun dari korporat melalui mekanisme Corporate Social Responsibility (CSR). Selain itu, program Mandiri-TB juga diharapkan berperan dalam memfasilitasi organisasi masyarakat lokal dan organisasi pasien sebagai mitra implementasi untuk memastikan pemberian dukungan psikososial yang berkualitas bagi pasien TBC RO.

 

Teks dan foto: Rizky Chaeraty Syam
Editor: Melya, Fenni
Gambar: Amadeus Rembrandt