TAHU TB: BAGAIMANA PENDAMPINGAN BAGI PASIEN TUBERKULOSIS (TBC) DENGAN BERBASIS MASYARAKAT (PEOPLE CENTERED)?

16 April 2021

Pasien TBC yang tengah menjalani masa pengobatan membutuhkan pendampingan dalam mendukung proses pengobatan, terlebih bagi pasien TBC Resistan Obat (TBC RO) mengingat masa pengobatan yang lebih lama, jumlah obat yang dikonsumsi, serta efek sampingnya. Dalam mendukung upaya ini, badan kesehatan dunia (WHO) mengeluarkan panduan dalam membantu pelaksanaan pendampingan pasien, terutama TBC RO yang berbasis pada masyarakat (people centered).

Pedoman ini diharapkan dapat memberikan hasil pengobatan yang lebih baik yang tidak hanya mempertimbangkan perspektif epidemiologi tetapi juga memberikan dukungan sosial, mekanisme pembayaran yang berkelanjutan, adanya dukungan sumber daya manusia untuk kesehatan dan pemerataan akses ke obat-obatan dan teknologi berkualitas tinggi.

TBC sendiri telah menjadi beban persoalan kesehatan di Indonesia, terlebih dengan adanya TBC RO menambah beban tersebut. Sehingga perlu adanya mekanisme yang mendukung model perawatan multidisiplin, layanan yang berpusat pada pasien, kerja sama antara penyedia perawatan yang berbeda, keterampilan klinis yang ditingkatkan dan adanya motivasi tenaga layanan. Perawatan yang berbasis masyarakat disini dimaksudkan dengan memberikan fokus pada kebutuhan dan harapan masyarakat dan komunitas bukan pada penyakit itu sendiri.

Dalam pedoman ini disebutkan bahwa dukungan psikososial sebagai salah satu bentuk metode model pendampingan people centered dibutuhkan agar pasien dapat termotivasi untuk mematuhi pengobatan. Dukungan psikososial ini mencakup dukungan psikologis seperti sesi konseling atau dukungan kelompok sebaya dan dukungan material yang membahas biaya tidak langsung yang timbul oleh pasien dalam mengakses layanan kesehatan.

Dukungan psikososial penting dalam menangani banyak persoalan terkait dampak sosial dari persoalan TBC. Dukungan psikososial pada akhirnya berkontribusi dalam meningkatkan hasil pengobatan TBC, karena membantu menjaga pasien dengan pengobatan yang memadai melalui peningkatan kepatuhan. Dukungan ini dapat diberikan oleh anggota keluarga, masyarakat dan lembaga non pemerintah.

Adapun hal-hal perlu dalam implementasi pelayanan dalam model pendampingan berbasis pada masyarakat adalah:

  1. Layanan yang diberikan memenuhi kebutuhan dan harapan pasien dan keluarganya
  2. Mempertimbangkan aspek kondisi sosial dari pasien dan keluarganya
  3. Menentukan layanan, tugas dan tanggung jawab untuk setiap pengaturan dalam fasilitas layanan, serta mengenali kebutuhan masing-masing pasien sehingga dapat memberikan respon yang dibutuhkan
  4. Sistem rujukan berfungsi dengan baik tersedia di berbagai tempat dan fasilitas
  5. Model perawatan dapat diterima dengan baik
  6. Sistem pelaporan data yang baik untuk memantau kinerja, termasuk keterlambatan dan kerugian diagnostik
  7. Pasien dan keluarganya dilindungi dari biaya keuangan yang besar

 

Selengkapnyan panduan ini dapat diunduh di https://yki4tbc-my.sharepoint.com/:b:/g/personal/melya_findi_yki4tbc_org/ESu3O1aAU_xPiRBNm8-Rz9IBEKnYOL7ZItGE-CZnmiFY-Q?e=KnGuGT

 

Editor: Melya, Rerin Alfredo
Gambar: Amadeus Rembrandt

  • 30 May 2022

  • 23 May 2022

  • 16 May 2022

  • 21 February 2022