Memastikan Pasien Tuberkulosis Resistan Obat (TB RO) Senantiasa Mendapatkan Kualitas Layanan Kesehatan Berkualitas

2 May 2018

Hingga Desember 2017, implementasi projek Improved TB/HIV Prevention & Care – Building Models for the Future berupa pendampingan teknis yang dilakukan para Technical Officer YKI di 4 provinsi (Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Kepulauan Riau dan Nusa Tenggara Timur) telah menunjukkan perkembangan antara lain kesiapan ruangan baik ruang rawat inap maupun Poli Tuberkulosis Resistan Obat (TB RO) di beberapa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Beberapa perkembangan yang dimaksud antara lain:
Renovasi Ruang Poli dan Rawat Inap, RSUD H.Hasan Basry Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan Pada 13 November 2017 lalu, RSUD H.Hasan Basry Kandangan melakukan peresmian penggunaan ruang poli dan rawat inap (ranap) TB RO. Melalui pendanaan Global Fund, kedua ruangan tersebut direnovasi khusus untuk memfasilitasi pengobatan pasien TB RO. Penyediaan Ruangan Poli dan Konseling Pasien TB RO, RSUD A. Makkasau, Kota Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan RSUD A. Makkasau di Kota Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan yang selama ini hanya aktif melakukan penjaringan pasien terduga TB RO, sejak bulan Oktober 2017 telah mulai melakukan pertemuan pasien yang berdomisili di Kota Parepare dengan Dokter Ahli Paru di RSUD A. Makkasau. Hasilnya menunjukkan penurunan tingkat keluhan efek samping dari proses pengobatan, dan pasien TB RO tidak perlu lagi ke Kota Makassar untuk melakukan kontrol rutin bulanan.

Pembangunan Sputum Booth di RSUD Sultan Dg.Radja, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan Pada bulan Oktober 2017 lalu, RSUD Sultan Dg.Radja telah mempersiapkan ruang poli, rawat inap TB RO dan sputum booth dengan menggunakan alokasi dana sendiri.

  • 18 July 2022

  • 20 June 2022

  • 8 June 2022

  • 2 June 2022