Yayasan KNCV Indonesia – Untuk Indonesia Bebas TBC

Kado YKI
HIV
SOBAT TB

Perjuangan Menuju Sembuh

2023-02-14T16:23:25+07:00

Sudah 20 tahun lebih Pak T berjuang menghadapi Tuberkulosis (TBC). Dokter mendiagnosis Pak T, 41 tahun, pertama kali saat ia duduk di kelas 3 SMA di tahun 1999. “Saat itu saya berobat ke tempat praktik dokter swasta dan dikatakan di paru-paru saya ada kuman. Saya diberi 4 macam obat, namun obat-obatan tersebut hanya saya minum selama 1 minggu karena waktu itu saya tidak punya uang untuk berobat kembali.” Kala itu, Pak T belum mengetahui bahwa TBC dapat diobati gratis di Puskesmas. Berupaya untuk sembuh, Pak T beberapa kali membeli kembali obat TBC eceran di toko obat, walau tidak bisa membeli [...]

Perjuangan Menuju Sembuh2023-02-14T16:23:25+07:00

LIFT-TB Indonesia: Lokakarya Penelitian Operasional BPaL (Bedaquiline, Pretomanid, dan Linezolid) bagi Pasien TBC Resistan Obat di Indonesia

2022-06-20T10:33:53+07:00

Sumber foto: Panita Tuberkulosis Resistan Obat (TBC RO) karena mutasi kuman TBC terhadap obat-obatan yang digunakan untuk membunuhnya masih menjadi permasalahan kesehatan yang mengancam. Berdasarkan data Global Tuberculosis Report 2021, Indonesia memiliki estimasi kasus TBC RO sebanyak 24.000 atau 8,8/100.000 penduduk dengan persentase pasien TBC RO memulai pengobatan (enrollment rate) dan keberhasilan pengobatannya yang masih di bawah target. Salah satu penyebab keberhasilan pengobatan yang masih di bawah target adalah banyaknya jumlah obat yang harus diminum (minimal 5 kombinasi obat) dan lamanya pengobatan pasien TBC RO (9-24 bulan). Salah satu upaya global untuk mengatasi permasalahan TBC RO adalah pengenalan paduan pengobatan baru [...]

LIFT-TB Indonesia: Lokakarya Penelitian Operasional BPaL (Bedaquiline, Pretomanid, dan Linezolid) bagi Pasien TBC Resistan Obat di Indonesia2022-06-20T10:33:53+07:00

LIFT TB: Kick Off Meeting Penelitian Operasional BPaL (Bedaquiline, Pretomanid, dan Linezolid) bagi Pasien Tuberkulosis Resistan Obat di Indonesia

2022-04-26T11:28:42+07:00

Indonesia adalah salah satu negara dengan beban tuberkulosis (TBC) dan tuberkulosis resistan obat (TBC RO) tertinggi di dunia. Berdasarkan data Global Tuberculosis Report WHO 2020, tingkat keberhasilan pengobatan TBC MDR di Indonesia hanya 45% sedangkan pada TB pre-XDR dan TBC extensive drug-resistant (TBC-XDR) lebih kecil lagi, yakni hanya 25%. Keberhasilan pengobatan yang masih rendah ini menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap paduan pengobatan yang lebih sederhana, efektif, dan ramah untuk pasien-pasien tersebut. Pada tahun 2020, WHO mengeluarkan rekomendasi penggunaan paduan pengobatan baru untuk TBC RO, yakni paduan BPaL (bedaquiline, pretomanid, dan linezolid) dengan durasi pengobatan 6-9 bulan dalam tatanan penelitian operasional. Untuk [...]

LIFT TB: Kick Off Meeting Penelitian Operasional BPaL (Bedaquiline, Pretomanid, dan Linezolid) bagi Pasien Tuberkulosis Resistan Obat di Indonesia2022-04-26T11:28:42+07:00
Go to Top