Bagaimana Jika Kita yang Tertular dan Menderita TBC?

2022-06-22T11:12:36+07:00

Ketahuilah bahwa Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit yang bisa disembuhkan. Oleh sebab itu, apabila kita memiliki gejala dan kecurigaan bahwa kita tertular TBC hendaklah segera melakukan skrining gejala dan memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan terdekat. Setelah menjalani pemeriksaan dan terdiagnosis TBC, tantangan besar selanjutnya adalah menjalani pengobatan sesuai durasi pengobatan yang dianjurkan oleh tenaga kesehatan. Durasi pengobatan TBC memerlukan waktu beberapa bulan dan diharapkan selama masa pengobatan tersebut kita harus patuh minum obat dan tidak putus pengobatan. Beberapa cara agar kepatuhan minum obat dapat ditingkatkan, diantaranya melalui penerapan strategi directly observed therapy short-course (DOTS) yang tersedia di fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan. DOTS adalah strategi untuk memastikan kepatuhan [...]

Bagaimana Jika Kita yang Tertular dan Menderita TBC?2022-06-22T11:12:36+07:00

Pengobatan TBC 4 Bulan dengan Paduan Baru

2022-05-30T15:57:25+07:00

Penyakit tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular kronis yang membutuhkan durasi pengobatan yang lama, biasanya seseorang yang terinfeksi TBC dan harus minum obat perlu menjalani durasi pengobatan 6 hingga 9 bulan. Durasi pengobatan yang lama ini menjadikan banyak kasus putus obat karena pasien berhenti di tengah jalan. Alasan berhenti minum obat ini sangat beragam, mulai dari pasien merasa sudah sehat sehingga tidak perlu minum obat sampai alasan yang begitu sepele seperti kebosanan. Durasi pengobatan yang lama ini juga mengaruskan pasien untuk kontrol rutin tiap bulannya demi mendapatkan obat, dan tidak semua kalangan masyarakat memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang mudah. Saat ini [...]

Pengobatan TBC 4 Bulan dengan Paduan Baru2022-05-30T15:57:25+07:00

Bagaimana Kita Sebaiknya Menyikapi Penderita TBC? Bagian 1

2022-05-23T09:38:22+07:00

Stigma membunuh. Meskipun tuberculosis (TBC) adalah penyakit menular, penderita TBC tidak untuk dijauhi. Penyakit TBC merupakan penyakit kronis yang memerlukan durasi pengobatan yang cukup lama. Oleh sebab itu, penderita TBC memerlukan dukungan untuk memulai pengobatan dan menjalaninya hingga tuntas. Kepatuhan minum obat dan alasan mengapa seorang penderita TBC harus selesai menjalani pengobatan perlu kita pahami. Pengobatan TBC yang tidak selesai dapat menyebabkan terjadinya resistensi atau bakteri TBC menjadi kebal obat TBC sehingga pengobatan yang perlu dijalani oleh penderita akan menjadi semakin lama dan berat. Apabila penderita TBC adalah orang terdekat yang berada di keseharian kita, seperti misalnya orang satu rumah, alangkah [...]

Bagaimana Kita Sebaiknya Menyikapi Penderita TBC? Bagian 12022-05-23T09:38:22+07:00

AKSES VL: Pengenalan Kegiatan AKSES VL pada Pertemuan Monitoring Pemeriksaan Viral Load HIV

2022-05-24T11:24:20+07:00

Indonesia berkomitmen untuk melakukan berbagai upaya dalam pencegahan dan pengendalian HIV untuk mencapai ”Ending AIDS” tahun 2030. Untuk mewujudkan komitmen tersebut maka pemerintah menetapkan target capaian sesuai Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pengendalian HIV AIDS dan Penyakit Infeksi Menular Seksual tahun 2020-2024. Tes viral load (VL) adalah tes untuk mengukur jumlah virus HIV dalam darah. Tes viral load dapat menunjukkan efektivitas terapi antiretroviral (ART) bagi orang dengan HIV (ODHIV). Algoritma yang berlaku saat ini menganjurkan pemeriksaan VL dilakukan sebelum mulai terapi antiretroviral. Kemudian viral load sebaiknya dipantau setiap 6 bulan untuk memantau keberhasilan pengobatan ARV yang sedang dijalani ODHIV. ODHIV [...]

AKSES VL: Pengenalan Kegiatan AKSES VL pada Pertemuan Monitoring Pemeriksaan Viral Load HIV2022-05-24T11:24:20+07:00

Infeksi Laten Tuberkulosis dan Tuberkulosis Paru Aktif

2022-05-16T20:16:42+07:00

Tuberkulosis, atau yang sering kita dengar sebagai TBC, adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Umumnya bakteri ini menyerang paru-paru, namun infeksi bakteri TBC dapat menyerang organ tubuh lainnya, seperti otak, tulang, kelenjar getah bening, dan usus. Infeksi TBC yang menyebabkan penderitanya bergejala disebut TBC aktif atau sakit TBC. TBC aktif dapat muncul akibat infeksi TBC primer atau merupakan proses reaktivasi kembali dari infeksi TBC yang telah terjadi di masa lalu, kondisi ini dinamakan infeksi laten tuberkulosis (ILTB).  Sumber gambar: https://www.myupchar.com/en/disease/tuberculosis-tb Umumnya tanda dan gejala yang dirasakan oleh seseorang dengan TBC aktif adalah batuk berdahak, maupun gejala sistemik [...]

Infeksi Laten Tuberkulosis dan Tuberkulosis Paru Aktif2022-05-16T20:16:42+07:00

Antusiasme peningkatan kader dalam rangka active-case finding dan investigasi kontak Kabupaten Cirebon

2022-05-17T10:43:35+07:00

Telah berlangsung kegiatan peningkatan kapasitas kader terkait pengiriman spesimen, TB-HIV, dan penggunaan aplikasi SOBAT TB dalam rangka active-case finding dan investigasi kontak. Berlangsung di The Luxton Hotel and Convention Kota Cirebon, kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang P2P Bpk Sartono, Kasie P2PM dr. Lukman, Wasor TB Bpk Subhan, tim TO, YKI, STPI Penabulu dan Kader TB di wilayah Kabupaten Cirebon. Sejumlah 60 orang kader TB yang dibagi menjadi 2 batch tanggal 20-21 April 2022. Acara dibuka dengan Sambutan Kepala Bidang P2P, yang menyatakan bahwa kedepannya program TB harus berfokus pada skrining terduga TB, tidak lagi di pengobatan. Supaya yang berisiko [...]

Antusiasme peningkatan kader dalam rangka active-case finding dan investigasi kontak Kabupaten Cirebon2022-05-17T10:43:35+07:00

IMPAACT4TB: Provinsi DIY adopsi paduan 3HP untuk tingkatkan cakupan TPT pada ODHIV

2022-04-25T11:00:21+07:00

8 April 2022 Tuberkulosis (TBC) masih merupakan salah satu masalah kesehatan yang menjadi perhatian di Indonesia. Indonesia menempati urutan ketiga dalam jumlah kasus TBC terbanyak di dunia, setelah India dan China. Upaya eliminasi TBC ditargetkan untuk tercapai di tahun 2030. Dari studi pemodelan WHO, target tersebut diperkirakan dapat dicapai dengan mengkombinasikan upaya pengobatan TBC aktif dan pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) pada populasi yang berisiko memiliki Infeksi Laten Tuberkulosis (ILTB). Orang dengan HIV (ODHIV) adalah salah satu populasi yang berisiko tinggi dengan ILTB yang dapat berprogres secara cepat menjadi TBC aktif. Sedangkan program HIV/AIDS nasional menargetkan pengendalian epidemi HIV AIDS [...]

IMPAACT4TB: Provinsi DIY adopsi paduan 3HP untuk tingkatkan cakupan TPT pada ODHIV2022-04-25T11:00:21+07:00

IMPAACT4TB: Pengenalan paduan 3HP percepat cakupan TPT pada ODHIV di Provinsi Jawa Tengah

2022-04-21T10:44:13+07:00

Semarang, 4-6 April 2022 Tuberkulosis (TBC) merupakan penyebab utama kematian pada orang dengan HIV/AIDS (ODHIV). ODHIV berisiko 20 kali lebih besar untuk sakit TBC dibandingkan dengan populasi yang tidak terinfeksi HIV. Pada tahun 2019, diperkirakan 1,2 juta orang yang meninggal karena TBC pada orang dengan HIV negatif, dan 208.000 kematian pada ODHIV. Maka strategi untuk mencegah koinfeksi TBC-HIV diantaranya (1) melakukan test HIV pada seluruh pasien TBC tanpa memandang faktor risiko HIV (2) Skrining TBC pada ODHIV (3) Pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis(TPT) pada ODHIV (4) Pemberian ARV pada pasien ko-infeksi TBC-HIV tanpa melihat nilai CD4. Pemberian TPT sebagai salah satu intervensi [...]

IMPAACT4TB: Pengenalan paduan 3HP percepat cakupan TPT pada ODHIV di Provinsi Jawa Tengah2022-04-21T10:44:13+07:00

LIFT TB: Kick Off Meeting Penelitian Operasional BPaL (Bedaquiline, Pretomanid, dan Linezolid) bagi Pasien Tuberkulosis Resistan Obat di Indonesia

2022-04-26T11:28:42+07:00

Indonesia adalah salah satu negara dengan beban tuberkulosis (TBC) dan tuberkulosis resistan obat (TBC RO) tertinggi di dunia. Berdasarkan data Global Tuberculosis Report WHO 2020, tingkat keberhasilan pengobatan TBC MDR di Indonesia hanya 45% sedangkan pada TB pre-XDR dan TBC extensive drug-resistant (TBC-XDR) lebih kecil lagi, yakni hanya 25%. Keberhasilan pengobatan yang masih rendah ini menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap paduan pengobatan yang lebih sederhana, efektif, dan ramah untuk pasien-pasien tersebut. Pada tahun 2020, WHO mengeluarkan rekomendasi penggunaan paduan pengobatan baru untuk TBC RO, yakni paduan BPaL (bedaquiline, pretomanid, dan linezolid) dengan durasi pengobatan 6-9 bulan dalam tatanan penelitian operasional. Untuk [...]

LIFT TB: Kick Off Meeting Penelitian Operasional BPaL (Bedaquiline, Pretomanid, dan Linezolid) bagi Pasien Tuberkulosis Resistan Obat di Indonesia2022-04-26T11:28:42+07:00

Inspiratif! Bermodal Aplikasi SOBAT TB, Bu Iis Lakukan Aksi Nyata untuk Lingkungannya!

2022-04-13T14:56:36+07:00

Namanya Ibu Iis Sugiarti, sehari-sehari dikenal dengan panggilan Bu Iis, kader dari Pukesmas Neglasari, Kota Tangerang, Banten. Salah satu peserta lomba "Temukan dan Cegah TBC dengan aplikasi SOBAT TB" yang dikembangkan oleh Yayasan KNCV Indonesia (YKI) dalam rangka peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia, 24 Maret 2022. Bagaimana kisah dari Bu Iis ikut dalam perlombaan? Yuk kita simak bersama! Apa yang menjadi motivasi Bu Iis mengikuti lomba ini? "Saya peduli dan ingin melindungi lingkungan Saya. Karena tidak ingin ada sebutan kampung TBC. Sudah ribuan tahun lebih TBC ada namun, tak kunjung bisa dituntaskan. Mulai dari Kelurahan Karanganyar, Insya Allah bisa menjadi pelita [...]

Inspiratif! Bermodal Aplikasi SOBAT TB, Bu Iis Lakukan Aksi Nyata untuk Lingkungannya!2022-04-13T14:56:36+07:00
Go to Top